Kedutan di Mata atau Otot, Pertanda Apa Sebenarnya?
Kelopak mata atau betis tiba-tiba kedutan dan tidak mau berhenti? Kenali apa yang terjadi pada saraf dan otot, pemicunya, dan cara meredakannya.
Tim Petos Sehat
11/6/20265 min read


Ilustrasi: laki-laki menyentuh kelopak mata bawah yang kedutan saat bekerja di depan laptop.
Sedang menatap layar, tiba-tiba kelopak mata bawah bergetar sendiri. Besoknya giliran otot betis yang berdenyut kecil, seperti ada yang mengetuk dari dalam. Banyak orang langsung mengaitkannya dengan pertanda tertentu, ada juga yang cemas karena takut saraf terganggu. Sebenarnya, apa yang sedang terjadi?
Di artikel ini, Tim Petos Sehat Estetika membahas kedutan dari sisi ilmiah: apa itu kedutan, seberapa umum dialami orang sehat, apa pemicunya, dan kebiasaan yang membantu meredakannya.
Apa itu kedutan?
Kedutan adalah kontraksi kecil yang tidak disengaja pada sekelompok serat otot, dipicu oleh sinyal saraf yang "menyala" sendiri. Dalam istilah kesehatan, kedutan kecil di otot disebut fasikulasi. Kedutan di kelopak mata yang paling sering disebut miokimia, yaitu getaran kecil, pelan, dan berulang, biasanya di kelopak mata bawah.
Menurut Cleveland Clinic, kedutan mata sangat umum terjadi, dan sebagian besar kasusnya tidak perlu dikhawatirkan serta hilang dengan sendirinya. Menurut sumber yang sama, satu kedutan bisa berlangsung beberapa detik, beberapa menit, hingga beberapa jam.
Seberapa sering orang sehat mengalami kedutan?
Cleveland Clinic menyebut sekitar 70% orang sehat pernah mengalami fasikulasi di suatu waktu dalam hidupnya. Artinya, kedutan sesekali adalah pengalaman yang sangat lazim, bukan hal langka.
Ada juga kondisi yang disebut Benign Fasciculation Syndrome (BFS), atau sindrom kedutan jinak, saat kedutan muncul terus-menerus selama berbulan-bulan tanpa disertai otot lemah. Kondisi ini relatif jarang. Tinjauan sistematis di jurnal Psychosomatics (2019) yang merangkum 8 penelitian dengan 384 pasien menemukan banyak penderitanya justru sangat cemas akan penyakit saraf. Kabar baiknya, terapi perilaku kognitif (Cognitive Behavioral Therapy) disebut membantu mengurangi kecemasan tersebut.
Apa saja pemicu kedutan?
Stres dan kurang tidur adalah pemicu yang paling sering disebut. Kedutan sering muncul di minggu-minggu sibuk, saat lembur, atau setelah beberapa malam tidur kurang.
Kafein dan nikotin juga bisa memicunya. Kopi berlebihan, minuman energi, dan rokok termasuk pemicu yang disebut Cleveland Clinic. Untuk kedutan mata, sumber yang sama menambahkan mata lelah karena layar dan cahaya terang sebagai pemicu. Baca juga: Mata lelah karena layar, coba aturan 20-20-20.
Olahraga berat bisa memicu kedutan di otot yang baru bekerja keras, misalnya betis setelah lari jauh. Cleveland Clinic juga menyebut infeksi virus yang baru dialami dan beberapa obat sebagai pemicu lain.
Kapan kedutan perlu diperiksakan?
Kedutan yang sering, berlangsung lama, mengganggu aktivitas, atau disertai otot yang terasa melemah dan mengecil sebaiknya diperiksakan ke dokter. Untuk mata, periksakan bila kedutan sampai membuat kelopak menutup penuh atau mengganggu penglihatan. Untuk memahami bagaimana saraf mengirim sinyal ke otot, baca Kenali Tubuhmu: Saraf.
Cara meredakan kedutan di rumah
Langkah pertama adalah memperbaiki tidur. Usahakan tidur di jam yang sama setiap malam dan beri waktu istirahat yang cukup, terutama setelah beberapa hari kurang tidur.
Berikutnya, kurangi kafein secara bertahap. Perhatikan berapa gelas kopi, teh, atau minuman energi yang Anda minum per hari, dan apakah kedutan muncul setelahnya. Untuk mata, istirahatkan dari layar secara berkala, kedipkan mata, dan kurangi cahaya yang terlalu terang.
Ketegangan fisik juga perlu dilepas. Peregangan ringan pada otot yang berkedut, jalan santai, dan latihan napas pelan membantu badan terasa lebih rileks. Setelah olahraga berat, beri otot waktu pulih dan cukupi minum.
Layanan yang sesuai di Petos Sehat Estetika
Kedutan sering muncul bersamaan dengan otot yang kaku karena stres dan kurang istirahat, misalnya leher, bahu, dan betis. Petos Fresh membantu seluruh badan rileks lewat relaksasi dan peregangan. Bila tegang terkumpul di satu area, Physical Problem Intensive fokus pada area itu, dan Petos Sehat Komplit menangani dua area untuk keluhan yang sudah lama. Teknik Akupresur dengan tekanan jari pada titik tertentu juga dapat membantu tubuh terasa lebih tenang.
Terapis mengecek kondisi Anda lebih dulu di lokasi dan menyesuaikan tekanan secara bertahap sesuai respons tubuh. Bila kedutan disertai otot melemah, periksakan ke dokter terlebih dahulu.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah kedutan mata pertanda sesuatu?
Secara ilmiah, kedutan mata umumnya berupa miokimia, yaitu kontraksi kecil otot kelopak yang sering dipicu stres, kurang tidur, kafein, dan mata lelah. Sebagian besar hilang dengan sendirinya.
Berapa banyak orang sehat yang pernah kedutan?
Cleveland Clinic menyebut sekitar 70% orang sehat pernah mengalami kedutan otot (fasikulasi) dalam hidupnya.
Apakah kopi bisa memicu kedutan?
Kafein termasuk pemicu yang sering disebut, bersama nikotin, stres, dan kurang tidur.
Berapa lama kedutan biasanya berlangsung?
Menurut Cleveland Clinic, bisa beberapa detik, menit, hingga beberapa jam. Bila sering berulang atau disertai otot lemah, periksakan ke dokter.
Apa yang membantu kedutan cepat reda?
Tidur cukup, mengurangi kafein, mengistirahatkan mata dari layar, serta peregangan dan relaksasi otot yang tegang.
Otot terasa tegang dan sering berkedut di minggu yang sibuk? Konsultasikan dengan terapis profesional Petos Sehat Estetika lewat WhatsApp 085143764545 atau reservasi di reservasi.petossehat.id. Kami hadir di 11 lokasi Petos Sehat Estetika, buka setiap hari 08.00–21.00 waktu setempat.
Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.
