Rahang: Kenapa Bisa Berbunyi Klik Saat Mengunyah?

Rahang berbunyi klik saat makan atau menguap, perlukah khawatir? Kenali sendi rahang, kebiasaan yang membebaninya, dan hubungannya dengan leher.

Tim Petos Sehat

10/22/20265 min read

Perempuan berhijab memegang kedua sisi rahang dekat telinga karena rahang terasa tidak nyaman
Perempuan berhijab memegang kedua sisi rahang dekat telinga karena rahang terasa tidak nyaman

Ilustrasi: perempuan memegang kedua sisi rahang di dekat telinga, letak sendi temporomandibular

Pernah mendengar bunyi "klik" dari dekat telinga saat menguap lebar atau menggigit makanan? Sebagian orang sudah terbiasa dengan bunyi itu, sebagian lagi langsung cemas, apalagi bila rahang juga terasa pegal saat bangun tidur. Sebenarnya, apa yang terjadi di rahang kita, dan kapan bunyi itu perlu diperhatikan?

Artikel ini bagian dari seri Kenali Tubuhmu dari Tim Petos Sehat Estetika. Setelah mengenal otot inti, kali ini kita naik ke bagian wajah untuk mengenal sendi rahang.

Apa itu sendi rahang?

Sendi rahang atau sendi temporomandibular (TMJ) bekerja seperti engsel yang bisa bergeser, menghubungkan tulang rahang bawah dengan tengkorak. Menurut Mayo Clinic, sendi ini ada di kedua sisi rahang, tepat di depan telinga. Di dalamnya terdapat cakram tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan di antara tulang, sehingga rahang bisa bergerak dengan mulus saat berbicara, mengunyah, dan menguap.

Gangguan pada sendi dan otot-otot pengunyah ini disebut gangguan temporomandibular (TMD). Mayo Clinic menyebut beberapa kemungkinan penyebabnya, antara lain cakram yang menipis atau bergeser dari posisinya, radang sendi yang merusak tulang rawan, dan cedera pada rahang.

Seberapa sering gangguan rahang terjadi?

Angkanya berbeda-beda tergantung cara penelitian dan siapa yang diteliti. National Institute of Dental and Craniofacial Research (NIDCR) Amerika Serikat memperkirakan gangguan ini dialami sekitar 5% orang dewasa di sana, dan dua kali lebih sering pada perempuan. Tinjauan gabungan di jurnal Journal of Clinical Medicine (2024) mencatat angka yang jauh lebih tinggi, yaitu 34% populasi dunia dan 33% di Asia, karena memakai definisi dan kelompok penelitian yang berbeda.

Di Indonesia, penelitian di Universitas Padjadjaran (2019) menemukan 63 dari 107 mahasiswa profesi kedokteran gigi (58,8%) mengalami gangguan sendi rahang, dan menyimpulkan ada hubungan antara stres dengan gangguan tersebut.

Rahang berbunyi klik, perlu khawatir?

Belum tentu. NIDCR menyebut bunyi klik atau letupan di sendi rahang tanpa disertai nyeri itu umum, dianggap normal, dan tidak memerlukan penanganan. Mayo Clinic juga menulis bahwa bila bunyi klik tidak disertai nyeri atau keterbatasan gerak, kemungkinan besar tidak perlu ditangani.

Yang patut diperhatikan adalah bila bunyi itu datang bersama keluhan lain. Mayo Clinic menyebut gejala gangguan rahang antara lain nyeri pada rahang atau rahang terasa nyeri bila ditekan, nyeri di dalam dan sekitar telinga, sulit atau nyeri saat mengunyah, rahang terkunci sehingga sulit membuka atau menutup mulut, serta sakit kepala, nyeri leher, dan nyeri gigi yang menyertai. NIDCR menambahkan bahwa nyeri pada otot pengunyah atau sendi rahang adalah gejala yang paling umum.

Kebiasaan yang membebani rahang

Salah satu yang sering tidak disadari adalah bruksisme, yaitu kebiasaan mengatupkan atau menggertakkan gigi, yang dicatat Mayo Clinic sebagai faktor risiko. Cleveland Clinic menyebut stres yang membuat rahang tegang juga termasuk penyebab, dan panduan NHS Wales mencatat nyeri rahang bisa memburuk saat mengunyah dan saat sedang stres.

NHS Wales juga menyarankan untuk tidak mengunyah permen karet atau menggigit tutup pulpen, tidak menguap terlalu lebar, tidak mengatupkan gigi, tidak menggigit makanan dengan gigi depan, tidak menggigit kuku, dan tidak menopang dagu dengan tangan. Kebiasaan terakhir ini sering muncul saat kita lama menatap HP sambil bertopang dagu.

Apa hubungannya dengan leher dan bahu?

Rahang, leher, dan bahu saling berdekatan dan sering dikeluhkan bersamaan. Tinjauan gabungan di Journal of Clinical Medicine (2026) menemukan orang dengan nyeri leher lebih sering mengalami gangguan rahang dibanding orang tanpa nyeri leher, dan bukaan mulutnya lebih kecil. Namun para peneliti menilai kepastian buktinya sangat rendah karena sebagian besar penelitiannya hanya potret satu waktu. Jadi ini keterkaitan, bukan bukti bahwa salah satu menyebabkan yang lain. Baca juga: otot leher dan bahu, kenapa paling cepat kaku?

Cara merawat rahang di rumah

Kabar baiknya, menurut NHS Wales gangguan rahang biasanya tidak serius dan sering membaik sendiri dalam beberapa minggu. Selama keluhan masih terasa, pilih makanan lunak seperti pasta, telur dadar, dan sup, lalu tempelkan kompres dingin atau hangat ke rahang, mana yang terasa lebih nyaman, dan pijat lembut otot-otot rahang. NIDCR juga menyarankan latihan ringan untuk meregangkan rahang, mengurangi kebiasaan mengatupkan gigi, serta teknik relaksasi dan meditasi untuk mengelola stres.

Bila rahang terus nyeri, tidak bisa membuka atau menutup mulut dengan sempurna, nyeri mengganggu tidur, atau Anda curiga sering menggertakkan gigi, periksakan diri ke dokter gigi agar penyebabnya diketahui dengan pasti.

Bila leher dan bahu ikut tegang

Rahang yang tegang sering datang bersama leher dan bahu yang kaku. Untuk otot leher, bahu, dan punggung atas yang kaku dan pegal, terapis Petos Sehat Estetika dapat membantu meredakannya dengan teknik pijat, Akupresur, dan Tuina. Petos Fresh memberi relaksasi dan peregangan seluruh badan termasuk teknik kretek khas Petos, Physical Problem Intensive berfokus pada satu area keluhan, dan Petos Sehat Komplit menangani dua area sekaligus serta paling disarankan untuk keluhan yang sudah lama. Untuk keluhan pada sendi rahang dan gigi, dokter gigi tetap menjadi tempat pemeriksaan pertama.

Sebelum terapi, terapis mengecek kondisi Anda di lokasi, lalu menyesuaikan teknik dan tekanan dengan respons tubuh.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apa itu sendi rahang atau TMJ?
Sendi temporomandibular adalah sendi di depan telinga yang menghubungkan rahang bawah dengan tengkorak, bekerja seperti engsel yang bisa bergeser dan dilapisi cakram tulang rawan.

Apakah rahang berbunyi klik itu berbahaya?
Biasanya tidak. NIDCR menyebut bunyi klik tanpa nyeri itu umum, dianggap normal, dan tidak memerlukan penanganan.

Apa penyebab rahang terasa nyeri?
Penyebabnya antara lain cakram sendi yang bergeser, radang sendi, cedera, serta kebiasaan mengatupkan atau menggertakkan gigi yang sering berhubungan dengan stres.

Apakah nyeri rahang berhubungan dengan nyeri leher?
Penelitian menemukan keterkaitan, orang dengan nyeri leher lebih sering mengalami gangguan rahang, tetapi kepastian buktinya masih sangat rendah.

Bagaimana cara meredakan rahang yang pegal di rumah?
Pilih makanan lunak, kompres dingin atau hangat, pijat lembut otot rahang, hindari permen karet dan menguap terlalu lebar, serta kelola stres.

Leher dan bahu sering tegang? Konsultasikan keluhan Anda dengan terapis profesional Petos Sehat melalui WhatsApp 085143764545 atau lakukan reservasi di reservasi.petossehat.id. Petos Sehat Estetika hadir di 11 lokasi, buka setiap hari 08.00–21.00 waktu setempat; cek lokasi terdekat di petossehat.id/lokasi-kami.

Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.