Membunyikan Jari Bikin Sendi Rusak, Benarkah?
"Jangan bunyikan jari, nanti sendinya rusak." Nasihat ini sudah turun-temurun. Ada seorang dokter yang mengujinya pada dirinya sendiri selama 60 tahun.
Tim Petos Sehat
10/19/20265 min read


Ilustrasi: seorang perempuan menekan buku-buku jarinya di meja kerja, kebiasaan membunyikan jari yang sering dianggap merusak sendi.
"Jangan bunyikan jari terus, nanti sendinya rusak, tua nanti radang sendi!" Nasihat ini mungkin sudah sering Anda dengar sejak kecil. Tapi bunyi "krek" dari jari terasa melegakan, sehingga banyak orang tetap melakukannya berkali-kali sehari. Jadi, siapa yang benar?
Selamat datang di Mitos atau Fakta #4 dari Tim Petos Sehat Estetika. Setelah membahas pegal dan asam urat di seri sebelumnya, kali ini kita membedah anggapan bahwa membunyikan jari bisa merusak sendi.
Dari mana anggapan ini muncul?
Bunyi "krek" terdengar seperti sesuatu yang bergeser atau patah, sehingga wajar kalau orang khawatir. Ditambah lagi, radang sendi (osteoartritis) sering muncul di sendi jari pada usia lanjut, sehingga keduanya mudah dikaitkan.
Sebenarnya bunyi "krek" itu apa?
Bunyinya bukan tulang yang patah. Menurut Arthritis UK, para ilmuwan menduga bunyi itu berasal dari gelembung gas di dalam cairan sendi yang terbentuk dan pecah saat sendi ditarik. Gelembung ini butuh sekitar setengah jam untuk terbentuk lagi, itulah sebabnya jari yang sama tidak bisa langsung dibunyikan dua kali.
Apa kata penelitian?
Eksperimen 60 tahun. Dr. Donald Unger, dokter di California, membunyikan jari tangan kirinya setidaknya dua kali sehari selama lebih dari 60 tahun, sementara tangan kanannya tidak pernah. Hasil rontgen bertahun-tahun kemudian tidak menunjukkan perbedaan, dan tidak ada radang sendi di tangan kirinya. Ia menyimpulkan tidak ada hubungan antara membunyikan jari dan radang sendi jari.
Penelitian lain yang serupa, menurut Arthritis UK, juga tidak menemukan bukti bahwa kebiasaan ini menyebabkan radang sendi.
Tapi ada catatan. Sebuah penelitian tahun 1990 terhadap 300 orang tanpa radang sendi menemukan bahwa mereka yang terbiasa membunyikan jari lebih sering mengalami tangan bengkak dan genggaman yang lebih lemah.
Jadi, mitos atau fakta?
Mitos, sebagian. Membunyikan jari tidak terbukti menyebabkan radang sendi. Namun kebiasaan yang dilakukan terus-menerus pernah dikaitkan dengan tangan bengkak dan genggaman lebih lemah, jadi tidak perlu dijadikan kebiasaan.
Kapan bunyi sendi perlu diwaspadai?
Bunyi "krek" tanpa rasa sakit umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Arthritis UK menganjurkan memeriksakan diri ke dokter bila jari atau tangan bengkak dan kaku tanpa sebab yang jelas lebih dari beberapa hari, atau mulai terasa nyeri.
Tips merawat sendi jari dan tangan
Regangkan jari dan pergelangan tangan secara berkala bila banyak mengetik atau memegang HP.
Kepalkan dan buka tangan perlahan 10 kali untuk melemaskan jari.
Ganti kebiasaan membunyikan jari dengan meremas bola lunak.
Istirahatkan tangan di sela pekerjaan yang berulang.
Bagaimana dengan bunyi "krek" saat terapi?
Bunyi "krek" juga sering terdengar saat terapis melakukan teknik kretek atau Bone Setting. Asalnya sama, yaitu gelembung gas dalam cairan sendi. Baca juga: bunyi krek tulang, sugesti atau manfaat? Di Petos Sehat Estetika, teknik ini dilakukan oleh terapis terlatih setelah mengecek kondisi Anda:
Petos Fresh: relaksasi dan peregangan seluruh badan, termasuk teknik kretek khas Petos.
Physical Problem Intensive: penanganan terfokus pada satu area keluhan.
Petos Sehat Komplit: penanganan dua area, paling disarankan untuk keluhan yang sudah lama.
Sebelum terapi, terapis mengecek kondisi Anda di lokasi, lalu menyesuaikan teknik dan tekanan dengan respons tubuh.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah membunyikan jari menyebabkan radang sendi?
Penelitian tidak menemukan bukti. Dr. Donald Unger membunyikan jari tangan kirinya selama lebih dari 60 tahun dan tidak menemukan radang sendi atau perbedaan dengan tangan kanannya.
Bunyi krek saat membunyikan jari itu apa?
Para ilmuwan menduga bunyi berasal dari gelembung gas di dalam cairan sendi yang terbentuk dan pecah saat sendi ditarik.
Kenapa jari tidak bisa langsung dibunyikan lagi?
Gelembung gas di cairan sendi butuh sekitar setengah jam untuk terbentuk kembali.
Apakah membunyikan jari aman dilakukan setiap hari?
Tidak terbukti menyebabkan radang sendi, tetapi sebuah penelitian tahun 1990 mengaitkan kebiasaan ini dengan tangan bengkak dan genggaman lebih lemah, jadi sebaiknya tidak dijadikan kebiasaan.
Kapan bunyi sendi perlu diperiksakan?
Bila disertai nyeri, atau bila jari dan tangan bengkak dan kaku tanpa sebab jelas lebih dari beberapa hari.
Di seri berikutnya, Mitos atau Fakta #5 akan membahas anggapan bahwa mandi malam bikin rematik.
Tangan, bahu, atau punggung terasa kaku dan pegal? Konsultasikan keluhan Anda dengan terapis profesional Petos Sehat melalui WhatsApp 085143764545 atau lakukan reservasi di reservasi.petossehat.id. Petos Sehat Estetika hadir di 11 lokasi, buka setiap hari 08.00–21.00 waktu setempat; cek lokasi terdekat di petossehat.id/lokasi-kami.
Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.
