Badan Pegal-Pegal, Pasti Asam Urat?
Badan pegal sedikit, langsung dibilang asam urat. Benarkah setiap pegal tanda asam urat tinggi? Simak jawaban berbasis penelitian di Mitos atau Fakta #3.
Tim Petos Sehat
10/17/20264 min read


Ilustrasi: seorang perempuan duduk di kursi rotan di meja makan sambil memijat bahunya yang terasa pegal.
Bangun tidur badan terasa pegal-pegal, punggung kaku, betis linu. Belum sempat cerita panjang, orang di rumah sudah menyimpulkan, "Itu asam urat. Kurangi makan kacang dan sayur bayam." Kalimat ini begitu sering terdengar sampai banyak orang langsung mengaitkan setiap rasa pegal dengan asam urat. Benarkah begitu?
Selamat datang di Mitos atau Fakta #3 dari Tim Petos Sehat Estetika. Setelah membahas kasur keras dan punggung di seri pertama dan kompres hangat atau dingin di seri kedua, kali ini kita membedah anggapan bahwa badan pegal-pegal pasti tanda asam urat.
Dari mana anggapan "pegal pasti asam urat" muncul?
Dalam percakapan sehari-hari, kata "asam urat" sering dipakai untuk menyebut segala macam pegal, linu, dan nyeri. Padahal, asam urat sebenarnya adalah zat sisa normal di dalam darah. Yang menimbulkan keluhan adalah kondisi yang disebut gout, yaitu radang sendi akibat kadar asam urat yang tinggi.
Karena istilahnya tercampur, rasa pegal setelah kerja seharian, kurang tidur, atau lama duduk pun ikut disebut "asam urat".
Apa kata penelitian dan lembaga kesehatan?
Gout menyerang sendi, biasanya satu sendi. Menurut CDC, gout adalah jenis radang sendi yang biasanya menyerang satu sendi dalam satu waktu, sering di jempol kaki. Kristal asam urat terbentuk di sendi dan membuat sendi terasa nyeri, bengkak, merah, dan panas. Serangannya datang mendadak dan bisa berlangsung berhari-hari hingga berminggu-minggu.
Kadar tinggi tidak selalu berarti gout. CDC menyebut tidak semua orang dengan kadar asam urat tinggi akan mengalami gout. Penelitian di jurnal Annals of the Rheumatic Diseases (2018) terhadap 18.889 orang dari empat kelompok penelitian menemukan, bahkan pada kadar asam urat sangat tinggi (10 mg/dL ke atas), hanya sekitar separuh (49%) yang mengalami gout dalam 15 tahun. Pada kadar di bawah 6 mg/dL, angkanya 1,1%.
Jadi, mitos atau fakta?
Jawabannya: MITOS. Pegal-pegal yang terasa di otot seluruh badan bukan ciri khas asam urat. Gout menyerang sendi, biasanya satu sendi, dengan nyeri mendadak yang disertai bengkak, merah, dan terasa panas.
Pegal di otot lebih sering berkaitan dengan kelelahan, posisi tubuh yang sama terlalu lama, kurang gerak, atau otot yang baru dipakai berlebihan, seperti dibahas di artikel nyeri otot setelah olahraga. Meski begitu, kadar asam urat tetap penting dipantau. Kadar asam urat hanya bisa diketahui lewat pemeriksaan darah, dan diagnosis gout ditegakkan oleh dokter.
Bagaimana membedakan pegal otot dengan keluhan sendi?
Lokasi: pegal otot terasa menyebar di area otot, misalnya punggung, bahu, atau betis. Gout terasa di sendi, sering di jempol kaki.
Tampilan: pegal otot biasanya tidak membuat kulit merah atau bengkak. Sendi yang terserang gout tampak bengkak, merah, dan terasa panas.
Pemicu: pegal otot sering muncul setelah aktivitas berat, lama duduk, atau kurang tidur. Serangan gout datang mendadak.
Cara meredakan pegal otot sehari-hari
Bergerak ringan dan peregangan, tahan 20–30 detik tiap gerakan.
Kompres sesuai kondisi: hangat untuk otot kaku, dingin untuk cedera baru yang bengkak. Lihat panduannya di Mitos atau Fakta #2.
Ubah posisi secara berkala bila bekerja lama di depan laptop.
Cukupi tidur dan minum air putih.
Bila sendi tiba-tiba bengkak, merah, dan panas, segera periksakan ke dokter untuk memastikan penyebabnya.
Bila pegal tidak kunjung reda
Pegal dan kaku otot yang terus berulang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Di Petos Sehat Estetika, terapis mengecek kondisi Anda di lokasi lebih dulu, lalu menyesuaikan layanannya:
Petos Fresh untuk relaksasi dan stretching seluruh badan saat pegal terasa menyebar.
Physical Problem Intensive untuk membantu meredakan satu area yang paling kaku.
Petos Sehat Komplit bila keluhan ada di dua area sekaligus.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah badan pegal-pegal tanda asam urat tinggi?
Belum tentu. Gout biasanya menyerang satu sendi, sering di jempol kaki, dengan nyeri mendadak, bengkak, merah, dan panas. Pegal di otot seluruh badan lebih sering berkaitan dengan kelelahan atau posisi tubuh.
Apakah semua orang dengan asam urat tinggi pasti terkena gout?
Tidak. Menurut CDC, tidak semua orang dengan kadar asam urat tinggi akan mengalami gout. Penelitian tahun 2018 menemukan hanya sekitar separuh orang dengan kadar 10 mg/dL ke atas yang mengalami gout dalam 15 tahun.
Bagaimana cara mengetahui kadar asam urat?
Lewat pemeriksaan darah. Diagnosis gout tetap ditegakkan oleh dokter berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan.
Sendi mana yang paling sering terkena gout?
Menurut CDC, gout sering menyerang jempol kaki, dan biasanya hanya satu sendi dalam satu waktu.
Apa yang bisa dilakukan saat badan pegal-pegal?
Bergerak ringan, peregangan, kompres sesuai kondisi, cukup tidur, dan mengubah posisi secara berkala. Bila pegal tidak kunjung reda, terapis dapat membantu meredakan otot yang kaku.
Tidak semua pegal adalah asam urat, jadi kenali dulu sumber keluhannya sebelum menyimpulkan. Bila badan sering terasa pegal dan kaku, konsultasikan keluhan Anda dengan terapis profesional Petos Sehat melalui WhatsApp 085143764545 atau lakukan reservasi di reservasi.petossehat.id. Petos Sehat Estetika hadir di 11 lokasi, buka setiap hari 08.00–21.00 waktu setempat; cek lokasi terdekat di petossehat.id/lokasi-kami.
Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.
