Pijat Bisa Membuang Racun dari Tubuh? Ini Kata Penelitian

Habis pijat disuruh minum banyak air biar racunnya keluar. Benarkah pijat membuang racun? Simak kata penelitian dan pandangan TCM di sini.

Tim Petos Sehat

11/1/20265 min read

Terapis memijat punggung atas klien yang berbaring tengkurap, ilustrasi mitos pijat membuang racun dari tubuh
Terapis memijat punggung atas klien yang berbaring tengkurap, ilustrasi mitos pijat membuang racun dari tubuh

Ilustrasi: Terapis memijat punggung atas klien yang berbaring tengkurap di ruang terapi bernuansa kayu yang hangat

"Habis pijat, minum air putih yang banyak, ya, biar racunnya keluar." Kalimat ini hampir selalu terdengar di akhir sesi pijat, entah dari terapis, keluarga, atau teman. Badan memang terasa lebih ringan sesudahnya, kadang disertai pegal keesokan harinya. Tapi benarkah yang terjadi di balik rasa itu adalah pijat membuang racun dari tubuh?

Selamat datang di Mitos atau Fakta #23, seri dari Tim Petos Sehat Estetika yang membedah anggapan populer seputar tubuh. Sebelumnya kita membahas Olahraga Malam Bikin Susah Tidur? Kali ini kita menelusuri dari mana gagasan "racun keluar saat dipijat" berasal, apa kata penelitian, bagaimana Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM) memandangnya, dan apa yang sebenarnya bisa Anda harapkan dari sebuah sesi pijat.

Dari mana anggapan pijat membuang racun muncul?

Anggapan ini muncul karena sensasi setelah pijat mudah ditafsirkan sebagai "racun yang bergerak". Otot yang ditekan terasa nyeri, lalu badan lemas, haus, atau ingin buang air kecil, sehingga banyak orang menyimpulkan ada zat kotor yang sedang dikeluarkan. Gagasan ini makin kuat karena sering dikaitkan dengan "asam laktat yang menumpuk di otot". Saran minum banyak air pun terdengar logis: kalau ada racun, tentu perlu "dibilas".

Apa kata penelitian soal pijat dan "racun"?

Penelitian justru tidak menemukan bahwa pijat mempercepat pembuangan zat sisa dari otot. Studi Wiltshire dan rekan dari Queen's University, Kanada, di jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise (2010) meminta 12 peserta melakukan latihan genggam tangan yang berat selama 2 menit, lalu membandingkan tiga cara pemulihan: istirahat diam, gerakan ringan, dan pijat. Aliran darah ke lengan bawah paling tinggi saat istirahat diam dan paling rendah saat dipijat, dan pembuangan laktat mengikuti pola yang sama. Para peneliti menyimpulkan pijat justru menghambat pembuangan laktat, kemungkinan karena tekanan tangan menahan aliran darah secara mekanis.

Bukan berarti pijat tidak berguna. Studi Buck Institute dan McMaster University di Science Translational Medicine (2012) melibatkan 11 pria muda yang bersepeda sampai kelelahan, lalu satu kaki mereka dipijat 10 menit. Hasil biopsi otot menunjukkan pijat menurunkan sinyal peradangan dan mendorong pembentukan mitokondria baru di sel otot. Manfaatnya nyata, tetapi tidak ada hubungannya dengan "membuang racun".

Siapa yang sebenarnya membersihkan racun dari tubuh?

Tugas itu dikerjakan oleh hati, ginjal, dan paru-paru, bukan oleh tangan terapis. Laporan CBC News (2024) menjelaskan bahwa organ-organ ini mengolah zat berbahaya dan membuang sisa-sisanya, bahkan untuk zat seperti alkohol. Dalam laporan yang sama, ahli toksikologi Dr. David Juurlink dari Sunnybrook Hospital, Toronto, menyebut klaim pijat limfatik mengeluarkan racun sebagai klaim yang tidak masuk akal. Pijat limfatik memang dipakai untuk membantu aliran cairan getah bening, tetapi itu soal cairan, bukan racun. Selengkapnya ada di artikel pijat limfatik untuk badan bengkak dan berat.

Bagaimana dengan saran minum banyak air? Minum cukup air memang baik untuk tubuh, dan rasa haus setelah sesi panjang di ruangan hangat itu wajar. Namun, kami tidak menemukan penelitian yang menunjukkan air setelah pijat "membilas racun" yang dilepaskan otot.

Bagaimana pandangan TCM tentang pijat?

Dalam TCM, tujuan pijat adalah melancarkan aliran qi (energi vital) dan darah, bukan mengeluarkan racun. Pegal dan kaku dipandang sebagai tanda qi dan darah yang tersendat, sehingga dalam Tuina terapis menekan, menggosok, dan meremas di sepanjang meridian untuk membuka jalur yang "macet". Di punggung atas, titik yang sering dikerjakan adalah Jianjing (GB21) di puncak bahu dan Feishu (BL13) di samping tulang belakang setinggi tulang belikat atas.

Untuk melancarkan aliran secara umum, TCM memakai Hegu (LI4) di punggung tangan dan Taichong (LR3) di punggung kaki, pasangan yang dikenal sebagai "Empat Gerbang". Ada pula Xuehai (SP10) di atas lutut sisi dalam, yang namanya berarti "lautan darah". Perlu diingat, konsep qi dan meridian adalah teori TCM, bukan hasil pengukuran laboratorium modern.

Jadi, mitos atau fakta?

Mitos. Pijat tidak terbukti membuang racun dari tubuh, dan dalam studi tahun 2010 pijat malah menghambat pembuangan laktat dari otot. Pembersihan zat sisa dikerjakan hati, ginjal, dan paru-paru. Meski begitu, pijat tetap bermanfaat: membantu otot rileks, menurunkan sinyal peradangan setelah latihan berat, dan dalam pandangan TCM melancarkan aliran qi dan darah. Pegal ringan sehari setelah pijat lebih mungkin karena otot baru saja ditekan, mirip nyeri otot setelah olahraga, bukan karena racun yang "naik".

Bagaimana cara mendapat manfaat pijat yang sebenarnya?

Pilih pijat untuk tujuan yang realistis, yaitu rileks dan otot yang lebih lentur. Sampaikan kepada terapis bagian mana yang paling pegal dan seberapa kuat tekanan yang nyaman, karena tekanan tidak harus sakit agar bermanfaat. Setelah sesi, minumlah sesuai rasa haus, bergeraklah ringan, dan beri tubuh waktu istirahat. Di rumah, Anda bisa menekan Hegu (LI4) dan Jianjing (GB21) perlahan dengan gerakan memutar selama sekitar satu menit di tiap sisi, sambil bernapas pelan.

Layanan yang sesuai di Petos Sehat Estetika

Terapis Petos Sehat mengecek kondisi Anda di lokasi lebih dulu, lalu memilih teknik Tuina, Akupresur, atau Pijat Limfatik sesuai kebutuhan. Bila ingin relaksasi dan stretching seluruh badan, pilih Petos Fresh. Untuk satu area yang paling mengganggu, misalnya punggung atas, ada Physical Problem Intensive. Untuk keluhan menahun di dua area, Petos Sehat Komplit paling disarankan. Semuanya membantu meredakan pegal dan kaku secara bertahap sesuai respons tubuh.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah pijat bisa membuang racun dari tubuh?
Tidak. Belum ada bukti pijat mengeluarkan racun. Pembersihan zat sisa dikerjakan hati, ginjal, dan paru-paru.

Apakah pijat membantu membuang asam laktat?
Tidak. Studi di Medicine & Science in Sports & Exercise (2010) menemukan pijat justru menghambat pembuangan laktat dibanding istirahat diam.

Perlukah minum banyak air setelah pijat?
Minum secukupnya sesuai rasa haus sudah baik. Tidak ada bukti air setelah pijat "membilas racun".

Kenapa badan pegal sehari setelah dipijat?
Otot yang baru ditekan bisa terasa pegal ringan, terutama bila tekanannya kuat. Biasanya mereda dalam satu sampai dua hari.

Apa manfaat pijat menurut TCM?
Melancarkan aliran qi dan darah lewat meridian, sehingga otot yang tegang dan kaku terasa lebih rileks.

Punya keluhan pegal dan kaku yang tidak kunjung hilang? Konsultasikan dengan terapis kami lewat WhatsApp 085143764545 atau reservasi di reservasi.petossehat.id. Petos Sehat Estetika hadir di 11 lokasi, yang bisa Anda lihat di petossehat.id/lokasi-kami, dan buka setiap hari pukul 08.00–21.00 waktu setempat.

Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.