Kepala Terasa Diikat, Apa Hubungannya dengan Leher?
Sakit kepala seperti diikat dan leher ikut kaku? Kenali tension headache, pemicunya sehari-hari, dan kebiasaan yang membantu meredakannya.
Tim Petos Sehat
11/3/20264 min read


Ilustrasi: perempuan memegang pelipis di depan laptop karena sakit kepala tegang (tension headache) saat bekerja
Menjelang sore, kepala terasa berat seperti diikat kain dari dahi sampai belakang kepala. Tidak berdenyut, tidak membuat mual, tapi cukup mengganggu konsentrasi. Anehnya, keluhan ini sering muncul bersamaan dengan leher dan bahu yang kaku. Kebetulan, atau keduanya memang saling berhubungan?
Di artikel ini, Tim Petos Sehat Estetika membahas tension headache atau sakit kepala tegang: ciri-cirinya, kaitannya dengan otot leher dan bahu, serta kebiasaan sehari-hari yang membantu meredakannya.
Apa itu tension headache?
Tension headache (sakit kepala tipe tegang) adalah jenis sakit kepala yang terasa menekan atau mengikat di kedua sisi kepala, seperti ada pita yang melingkar. Intensitasnya biasanya ringan sampai sedang dan tidak bertambah parah saat beraktivitas biasa seperti berjalan atau naik tangga. Inilah yang membedakannya dari migrain, yang sering berdenyut dan disertai mual atau sensitif terhadap cahaya.
Seberapa banyak orang mengalaminya?
Tension headache adalah jenis sakit kepala yang paling umum di dunia. Analisis global di The Journal of Headache and Pain (Stovner dkk., 2022) memperkirakan 26% orang di dunia mengalami sakit kepala tipe tegang dalam satu tahun, lebih banyak daripada migrain (14%). Ringkasan klinis StatPearls menyebut peluang seseorang mengalaminya sepanjang hidup mencapai 46–78%.
Apa hubungannya dengan otot leher dan bahu?
Otot di sekitar kepala, leher, dan bahu sering terasa lebih tegang dan nyeri saat ditekan pada orang yang sering mengalami sakit kepala tipe tegang. Studi Akershus di Norwegia (The Journal of Headache and Pain, 2014) menemukan nyeri tekan otot sekitar kepala lebih tinggi pada penderita sakit kepala tipe tegang kronis dibanding populasi umum. Para peneliti mencatat hubungan sebab-akibatnya belum sepenuhnya jelas: otot tegang bisa menjadi pemicu, bisa juga akibat dari sakit kepala yang berulang.
WHO menyebut sakit kepala jenis ini dapat berkaitan dengan stres atau masalah otot dan tulang di leher. StatPearls menempatkan stres dan postur yang kurang baik sebagai pemicu utama.
Kebiasaan apa yang sering memicunya?
Menunduk lama ke layar laptop atau HP membuat otot leher belakang bekerja ekstra untuk menahan kepala. Bahu yang terangkat saat mengetik, gigi yang terkatup rapat ketika fokus, dan duduk berjam-jam tanpa jeda ikut menambah beban otot.
Kurang tidur, telat makan, kurang minum, dan stres pekerjaan juga sering muncul bersamaan dengan sakit kepala ini. Kombinasinya membuat otot sulit benar-benar rileks sepanjang hari.
Apa yang membantu meredakannya?
StatPearls menganjurkan teknik relaksasi, program olahraga, perbaikan postur, dan tidur yang cukup untuk membantu mengelola sakit kepala tipe tegang. Cobalah atur posisi layar sejajar mata, istirahatkan mata dan leher setiap 30–45 menit, lalu putar bahu ke belakang perlahan beberapa kali.
Latihan napas perut selama beberapa menit membantu menurunkan ketegangan. Olahraga ringan yang rutin seperti jalan cepat juga baik untuk sirkulasi dan suasana hati. Kompres hangat di tengkuk bisa membantu otot leher lebih rileks. Bila ingin mencoba penekanan titik, baca panduan kami: 5 Titik Akupresur untuk Sakit Kepala.
Layanan yang sesuai di Petos Sehat Estetika
Bila sakit kepala sering datang bersama leher dan bahu yang kaku, terapis Petos Sehat Estetika dapat membantu meredakan ketegangan otot di area tersebut. Physical Problem Intensive berfokus pada satu area seperti leher dan bahu, sedangkan Petos Fresh cocok untuk relaksasi dan peregangan seluruh badan setelah pekan yang padat. Terapis mengecek kondisi terlebih dahulu dan memadukan Tuina serta Akupresur sesuai respons tubuh. Baca juga: Pikiran penuh, kenapa bahu dan leher ikut kaku?
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa bedanya tension headache dan migrain?
Tension headache terasa menekan seperti diikat di kedua sisi kepala dan tidak memburuk saat beraktivitas. Migrain biasanya berdenyut, sering di satu sisi, dan dapat disertai mual atau sensitif cahaya.
Apakah leher kaku bisa memicu sakit kepala?
Otot leher dan bahu yang tegang sering ditemukan pada penderita sakit kepala tipe tegang, meski hubungan sebab-akibatnya masih diteliti.
Apakah pijat membantu sakit kepala tegang?
Pijat dapat membantu otot leher dan bahu lebih rileks. Terapis Petos menyesuaikan tekanan setelah mengecek kondisi.
Kebiasaan apa yang paling membantu?
Tidur cukup, jeda dari layar, memperbaiki posisi duduk, olahraga rutin, dan latihan relaksasi.
Kepala sering terasa diikat dan leher kaku? Konsultasikan dengan terapis profesional Petos Sehat Estetika lewat WhatsApp 085143764545 atau reservasi di reservasi.petossehat.id. Cek 11 lokasi kami di petossehat.id/lokasi-kami.
Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.
