Terik Matahari: Manfaat, Bahaya, dan Jam Berjemur yang Aman

Terik matahari membantu tubuh membuat vitamin D, tetapi bisa memicu kulit terbakar dan heatstroke. Kenali manfaat, bahaya, dan jam berjemur yang aman.

Tim Petos Sehat

10/2/20264 min read

Ilustrasi terik matahari: seseorang mengangkat tangan di bawah sinar matahari pagi, manfaat berjemur
Ilustrasi terik matahari: seseorang mengangkat tangan di bawah sinar matahari pagi, manfaat berjemur

Ilustrasi: sinar matahari pagi yang cukup membantu tubuh lebih segar dan membentuk vitamin D.

Terik matahari punya manfaat, terutama membantu tubuh membuat vitamin D yang penting untuk tulang dan otot. Namun, berada terlalu lama di bawah matahari yang sedang terik dapat menyebabkan kulit terbakar, dehidrasi, hingga heatstroke. Kuncinya ada pada waktu dan durasi: cukup sebentar, lalu cari tempat teduh.

Apa manfaat sinar matahari bagi kesehatan?

Manfaat utama sinar matahari adalah membantu kulit membuat vitamin D dengan bantuan sinar UV-B. Menurut WHO, vitamin D membantu penyerapan kalsium dan fosfor dari makanan serta berperan penting bagi tulang, sistem imun, dan pembentukan sel darah. Manfaat lain yang sering dirasakan:

  • Tulang dan otot lebih terjaga, karena vitamin D membantu tubuh memanfaatkan kalsium.

  • Jam biologis lebih teratur: cahaya pagi membantu tubuh terasa lebih segar di siang hari dan lebih mudah tidur di malam hari.

  • Kesempatan bergerak bagi yang seharian duduk di dalam ruangan. Baca juga: Sedentary Lifestyle: Arti, Dampak, dan Cara Mengatasinya.

Berapa lama sebaiknya berjemur?

Berjemur tidak perlu lama. Menurut WHO, vitamin D yang cukup bisa diperoleh dengan membiarkan wajah, tangan, dan lengan terkena matahari tanpa tabir surya dua hingga tiga kali seminggu, selama kira-kira separuh waktu yang biasanya membuat kulit mulai memerah. Pada indeks UV 7, waktu ini setara sekitar 12 menit untuk kulit yang sensitif. Kulit sawo matang umumnya butuh sedikit lebih lama, tetapi bagi kebanyakan orang, 10–15 menit sudah cukup.

Jam berapa waktu berjemur yang baik?

Waktu berjemur yang nyaman adalah pagi hari, sekitar pukul 08.00–10.00 waktu setempat, saat sinar matahari sudah cukup kuat tetapi belum terlalu terik. Sinar UV paling kuat terjadi sekitar tengah hari, kira-kira pukul 10.00–14.00. Di Indonesia, indeks UV pada jam-jam ini sering masuk kategori sangat tinggi hingga ekstrem, sehingga kulit lebih cepat terbakar. Panduan WHO berdasarkan indeks UV:

  • Indeks UV 0–2: aman beraktivitas di luar.

  • Indeks UV 3–7: cari tempat teduh saat tengah hari, pakai baju yang menutup kulit, topi, dan tabir surya.

  • Indeks UV 8 ke atas: hindari berada di luar saat tengah hari.

Prakiraan indeks UV harian bisa dipantau, misalnya melalui BMKG.

Apa bahaya terik matahari bila terlalu lama?

Bahaya yang paling sering terjadi adalah kulit terbakar dan tubuh kepanasan. Beberapa dampak yang perlu diwaspadai:

  • Kulit terbakar: merah, perih, dan mengelupas beberapa hari kemudian.

  • Dehidrasi: haus, lemas, pusing, dan urine berwarna pekat.

  • Kram otot dan kelelahan akibat panas, terutama saat bekerja atau berolahraga di bawah terik.

  • Heatstroke: suhu tubuh naik sangat tinggi dan termasuk kondisi gawat darurat.

  • Penuaan kulit dini dan flek, serta risiko kanker kulit dalam jangka panjang.

  • Gangguan mata, mulai dari iritasi hingga risiko katarak dalam jangka panjang.

Kapan kondisi akibat panas perlu segera ditangani dokter?

Segera bawa ke IGD terdekat atau hubungi layanan darurat 112 atau 119 bila muncul salah satu tanda berikut:

  • Suhu tubuh sangat tinggi dengan kulit terasa panas.

  • Bingung, bicara tidak jelas, pingsan, atau kejang.

  • Mual dan muntah terus-menerus, atau tidak bisa minum.

  • Kelemahan mendadak pada lengan atau kaki.

  • Jatuh atau terbentur keras saat pingsan, termasuk bila ada dugaan patah tulang.

Sambil menunggu bantuan, pindahkan ke tempat teduh, longgarkan pakaian, dan dinginkan tubuh dengan kain basah atau kipas. Bayi, lansia, dan penderita penyakit jantung perlu pengawasan lebih saat cuaca panas.

Bagaimana cara berjemur yang aman?

Cara paling aman adalah berjemur singkat di pagi hari dan melindungi kulit saat matahari mulai terik. Langkah praktisnya:

  1. Pilih pagi hari dan batasi 10–15 menit.

  2. Biarkan lengan dan wajah terkena sinar, tetapi jangan menatap matahari secara langsung.

  3. Minum air putih sebelum dan sesudah beraktivitas di luar.

  4. Saat matahari terik, pakai topi, baju lengan panjang, kacamata hitam, dan tabir surya minimal SPF 30.

  5. Gabungkan dengan jalan kaki pagi agar tubuh sekaligus bergerak.

  6. Tanyakan ke dokter atau apoteker bila sedang minum obat yang membuat kulit lebih sensitif terhadap matahari.

Apa hubungan vitamin D dengan tulang dan otot?

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium, sehingga berperan menjaga kekuatan tulang dan fungsi otot. Kekurangan vitamin D dapat berkaitan dengan tulang yang lebih rapuh serta otot yang terasa lemah atau pegal. Namun, pegal dan kaku juga sering dipicu postur yang kurang seimbang dan kebiasaan duduk lama. Baca juga: Sakit Pinggang Bawah: Penyebab, Ciri, dan Cara Meredakannya.

Di Petos Sehat Estetika, terapis lebih dulu mengecek postur dan titik otot yang tegang, lalu menyesuaikan kombinasi metode: Bone Setting (reposisi tulang dan sendi dengan teknik kretek khas), Akupresur, Tuina, dan Pijat Limfatik. Hasilnya bertahap sesuai respons tubuh masing-masing.

Layanan yang sesuai di Petos Sehat Estetika

  • Petos Fresh: relaksasi dan stretching seluruh badan, termasuk teknik kretek, cocok setelah banyak beraktivitas di luar ruangan.

  • Physical Problem Intensive: fokus pada satu area, misalnya punggung atau bahu yang pegal.

  • Petos Sehat Komplit: penanganan dua area, paling disarankan untuk keluhan yang sudah menahun atau sering kambuh.

Pengecekan kondisi oleh terapis sudah termasuk dalam layanan. Petos Sehat Estetika hadir di 11 lokasi: Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Tangerang Selatan, Bekasi, Cibinong (Bogor), Yogyakarta, Denpasar, Jimbaran (Bali), Mataram (Lombok), dan Bandar Lampung. Buka setiap hari pukul 08.00–21.00 waktu setempat. Lihat alamat lengkapnya di halaman Lokasi Kami.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah berjemur di balik kaca jendela tetap menghasilkan vitamin D?
Kurang efektif. Kaca jendela menyaring sebagian besar sinar UV-B yang dibutuhkan kulit untuk membuat vitamin D.

Apakah berjemur siang hari lebih baik untuk vitamin D?
Sinar siang memang lebih kuat sehingga waktu yang dibutuhkan lebih singkat, tetapi risiko kulit terbakar dan kepanasan juga jauh lebih tinggi. Bila harus berada di luar siang hari, batasi waktunya dan gunakan pelindung.

Perlukah tabir surya saat berjemur pagi?
Untuk berjemur singkat 10–15 menit di pagi hari, umumnya tidak perlu. Gunakan tabir surya bila beraktivitas lebih lama atau saat matahari mulai terik.

Bolehkah berolahraga di bawah terik matahari?
Boleh dengan persiapan: pilih pagi atau sore, minum cukup, istirahat di tempat teduh, dan hentikan bila muncul pusing, mual, atau kram.

Badan pegal dan kaku yang terus berulang sebaiknya tidak dibiarkan. Konsultasikan keluhan Anda dengan terapis profesional Petos Sehat melalui WhatsApp 085143764545 atau lakukan reservasi di reservasi.petossehat.id.

Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.

PETOS SEHAT ESTETIKA

Klinik terapi manual untuk membantu meredakan keluhan otot, tulang, dan sendi.

Hubungi Kami

JAM LAYANAN

petossehat@gmail.com

Senin – Minggu, 08.00 – 21.00

© 2026 Petos Sehat Estetika. All rights reserved. · Karir · Portal Staf

+6285143764545