Tes Adams Forward Bend: Cek Skoliosis Anak dalam 10 Detik

Cukup membungkuk 10 detik, punggung anak bisa menunjukkan tanda skoliosis. Pelajari cara tes Adams forward bend, akurasinya, dan kapan perlu diperiksa.

Tim Petos Sehat

10/15/20265 min read

Remaja membungkuk ke depan saat terapis mengamati kesimetrisan punggungnya dalam tes Adams forward bend untuk skrining skoliosis
Remaja membungkuk ke depan saat terapis mengamati kesimetrisan punggungnya dalam tes Adams forward bend untuk skrining skoliosis

Ilustrasi: remaja membungkuk ke depan sementara terapis mengamati kesimetrisan punggungnya, gerakan dasar tes Adams forward bend.

Saat berdiri tegak, punggung anak terlihat lurus dan baik-baik saja. Tapi cukup minta ia membungkuk ke depan selama sekitar 10 detik, dan punggung yang sama bisa bercerita lain. Gerakan sesederhana ini dipakai di sekolah dan ruang praktik di banyak negara. Apa sebenarnya yang dicari?

Di artikel ini, Tim Petos Sehat Estetika menjelaskan apa itu tes Adams forward bend, cara melakukannya, apa yang perlu diperhatikan, dan apa yang sebaiknya dilakukan setelahnya.

Apa itu tes Adams forward bend?

Tes Adams forward bend (tes membungkuk ke depan) adalah cara sederhana untuk skrining skoliosis, yaitu tulang belakang yang melengkung ke samping disertai putaran ruas tulang. Saat badan membungkuk, putaran ruas tulang membuat tulang rusuk atau otot pinggang di satu sisi tampak lebih menonjol. Tonjolan inilah yang disebut punuk tulang rusuk (rib hump).

Tes ini bukan alat diagnosis. Fungsinya sebagai penyaring awal untuk menentukan siapa yang perlu diperiksa lebih lanjut oleh dokter.

Seberapa sering skoliosis ditemukan?

Menurut U.S. Preventive Services Task Force (USPSTF), skoliosis idiopatik remaja dengan kelengkungan minimal 10 derajat ditemukan pada sekitar 1–3% anak usia 10–16 tahun.

Di Indonesia, penelitian skrining sekolah di Jawa Timur yang dimuat Malaysian Orthopaedic Journal (2017) memeriksa 784 siswa usia 9–16 tahun. Hasilnya, 2,93% siswa memiliki skoliosis, dan anak perempuan sekitar empat kali lebih banyak dibanding anak laki-laki.

Bagaimana cara melakukan tes Adams forward bend?

Tes ini bisa dilakukan di rumah sebagai pengamatan awal. Siapkan ruangan terang dan minta anak memakai kaos tipis atau membuka bagian punggung.

  1. Amati saat berdiri tegak. Anak berdiri dengan kedua kaki rapat dan tangan di samping badan. Lihat dari belakang apakah bahu, tulang belikat, dan pinggang tampak sejajar.

  2. Minta anak membungkuk perlahan. Kedua lutut lurus, kedua telapak tangan saling menempel, lengan menggantung ke bawah, lalu badan membungkuk sampai punggung hampir sejajar lantai.

  3. Lihat dari belakang, sejajar mata dengan punggung. Perhatikan apakah satu sisi punggung atas atau pinggang lebih tinggi dari sisi lainnya.

  4. Lihat juga dari samping. Pengamatan ini membantu melihat lengkung punggung atas yang terlalu membungkuk.

Seluruh pengamatan biasanya hanya butuh sekitar 10 detik, seperti dijelaskan Children's Hospital of Philadelphia (CHOP).

Apa yang perlu diperhatikan saat tes?

Beberapa hal yang patut dicatat saat mengamati punggung:

  • Satu sisi punggung atau pinggang lebih menonjol saat membungkuk.

  • Bahu tidak sama tinggi saat berdiri tegak.

  • Satu tulang belikat lebih menonjol dibanding sisi lainnya.

  • Jarak lengan ke pinggang berbeda antara kiri dan kanan.

  • Pinggul tampak miring atau baju sering terlihat tidak jatuh rata.

Bila salah satu dari hal di atas terlihat, catat dan foto posisinya, lalu konsultasikan ke dokter anak atau dokter spesialis ortopedi.

Seberapa akurat tes ini?

USPSTF merangkum bahwa tes membungkuk saja memiliki sensitivitas sekitar 84% dan spesifisitas sekitar 95%. Artinya, tes ini cukup baik menyaring, tapi tetap bisa terlewat atau keliru.

Di ruang praktik, tes ini biasanya dilengkapi skoliometer, alat kecil yang ditempelkan di punggung saat membungkuk untuk mengukur sudut putaran badan. CHOP menyebut angka 7 derajat sebagai batas umum untuk rujukan, dan lebih rendah (5–6 derajat) pada anak berberat badan berlebih karena lekuk punggungnya lebih sulit terlihat. Penelitian di Jawa Timur di atas juga menyimpulkan batas 7 derajat cocok untuk skrining di sekolah.

Bila hasilnya mencurigakan, dokter biasanya meminta foto rontgen untuk mengukur sudut Cobb, ukuran pasti kelengkungan tulang belakang.

Kapan sebaiknya anak diperiksa?

Skoliosis idiopatik paling sering muncul dan bertambah saat masa pertumbuhan cepat. Karena itu, USPSTF mencatat bahwa American Academy of Orthopaedic Surgeons, Scoliosis Research Society, Pediatric Orthopaedic Society of North America, dan American Academy of Pediatrics menyarankan skrining:

  • Anak perempuan dua kali, pada usia 10 dan 12 tahun.

  • Anak laki-laki sekali, pada usia 13 atau 14 tahun.

CHOP menambahkan, anak dengan riwayat skoliosis di keluarga bisa mulai diperiksa satu sampai dua tahun lebih awal.

Apakah tas berat atau postur duduk menyebabkan skoliosis?

Sebagian besar skoliosis pada remaja bersifat idiopatik, artinya penyebab pastinya belum diketahui dan bukan karena cara duduk atau tas sekolah. Namun tas berat dan postur yang kurang baik tetap bisa membuat punggung pegal dan kaku. Kami membahas soal postur di Postur Tubuh: Haruskah Selalu Duduk Tegak?.

Untuk memahami bentuk normal tulang belakang, baca juga Tulang Belakang: Tiang Tubuh yang Sering Kita Abaikan.

Jaga punggung tetap nyaman

Keputusan tentang kelengkungan tulang belakang ada di tangan dokter. Sementara itu, punggung yang tidak simetris sering membuat otot di satu sisi bekerja lebih keras sehingga mudah pegal dan kaku. Di Petos Sehat Estetika, terapis mengecek kondisi Anda di lokasi lebih dulu, lalu menyesuaikan layanannya:

  • Physical Problem Intensive untuk membantu meredakan otot punggung, pinggang, dan bahu yang kaku.

  • Petos Fresh untuk relaksasi dan stretching seluruh badan.

  • Traksi, layanan tambahan untuk membantu punggung terasa lebih lega.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apa itu tes Adams forward bend?
Tes Adams forward bend adalah skrining sederhana untuk skoliosis. Orang yang diperiksa membungkuk ke depan, lalu punggungnya diamati dari belakang untuk melihat apakah satu sisi lebih menonjol.

Apakah tes Adams forward bend bisa dilakukan di rumah?
Bisa sebagai pengamatan awal. Bila satu sisi punggung, bahu, atau pinggang tampak tidak sejajar, konsultasikan ke dokter anak atau dokter spesialis ortopedi untuk pemeriksaan lanjutan.

Berapa sudut skoliometer yang perlu dirujuk?
Batas yang umum dipakai adalah 7 derajat. Pada anak berberat badan berlebih, sebagian dokter memakai batas 5–6 derajat.

Pada usia berapa anak sebaiknya diperiksa?
Organisasi ortopedi dan pediatri di Amerika Serikat menyarankan anak perempuan diperiksa pada usia 10 dan 12 tahun, dan anak laki-laki sekali pada usia 13 atau 14 tahun.

Apakah hasil tes positif berarti pasti skoliosis?
Belum tentu. Tes ini hanya penyaring. Kepastian didapat dari foto rontgen yang mengukur sudut Cobb oleh dokter.

Sepuluh detik membungkuk bisa membantu Anda mengenali punggung anak lebih awal. Bila punggung, pinggang, atau bahu Anda sekeluarga terasa pegal dan kaku, konsultasikan keluhan Anda dengan terapis profesional Petos Sehat melalui WhatsApp 085143764545 atau lakukan reservasi di reservasi.petossehat.id. Petos Sehat Estetika hadir di 11 lokasi, buka setiap hari 08.00–21.00 waktu setempat; cek lokasi terdekat di petossehat.id/lokasi-kami.

Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.