Kenapa Ujung Hidung Bisa Ditekuk? Kenali Tubuhmu #26
Ujung hidung lentur bisa ditekuk, tapi pangkalnya keras. Kenapa bisa beda? Kenali tulang rawan hidung, pandangan TCM, dan pijat lembut di rumah.
Tim Petos Sehat
11/2/20265 min read


Ilustrasi: Seorang wanita berhijab di depan cermin kamar mandi berwarna terang, menekan lembut kedua sisi hidungnya dengan ujung jari
Coba sentuh ujung hidung Anda, lalu tekuk perlahan ke kiri dan ke kanan. Ujungnya lentur dan langsung kembali ke bentuk semula, tetapi begitu jari bergeser ke pangkal di antara kedua mata, yang terasa justru keras dan tidak bisa digerakkan. Apa sebenarnya yang membuat tulang rawan hidung dan pangkalnya terasa begitu berbeda, padahal ada di satu hidung yang sama?
Selamat datang di Kenali Tubuhmu #26, seri dari Tim Petos Sehat Estetika untuk mengenal tubuh lebih dekat. Sebelumnya kita mengenal otot dada. Kali ini kita membahas tulang dan tulang rawan hidung, dari anatomi, pandangan Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM), sampai perawatan lembut di rumah.
Kenapa ujung hidung bisa ditekuk, sedangkan pangkalnya keras?
Hidung tersusun dari dua bahan berbeda: pangkalnya dibentuk tulang, sedangkan bagian tengah sampai ujungnya disangga tulang rawan. StatPearls dari NCBI (2025) menjelaskan bahwa penopang hidung terutama berasal dari tulang rawan, tulang, dan kulit. Tulang rawan lebih lentur daripada tulang, sehingga ujung hidung bisa ditekuk lalu kembali seperti semula.
Bagian keras di pangkal adalah tulang hidung (os nasale), sepasang tulang kecil tepat di antara kedua mata. Menurut StatPearls, kedua tulang ini menyambung ke tulang dahi di atas dan ke tulang rahang atas (maksila) di samping. Di sinilah bantalan kacamata bertumpu. StatPearls juga mencatat tulang hidung adalah struktur yang paling sering patah di area wajah, misalnya akibat benturan saat olahraga.
Tulang rawan apa saja yang membentuk hidung dan septum?
Bagian lentur hidung dibentuk dua pasang tulang rawan samping dan satu tulang rawan di tengah. Kartilago lateral atas menempel di tepi bawah tulang hidung dan tepi atas septum, membentuk dinding samping bagian tengah hidung. Sambungannya dengan tulang disebut keystone area, yang menurut StatPearls panjangnya 10 sampai 15 mm dan menjadi penyangga utama sepertiga tengah hidung. Di bawahnya, kartilago lateral bawah atau kartilago alar membentuk ujung dan cuping hidung, bagian yang paling mudah Anda tekuk.
Septum, dinding pemisah lubang hidung kiri dan kanan, juga tersusun dari dua bahan. Menurut StatPearls, bagian depannya adalah kartilago septum (kuadrangular) yang ikut menyangga batang hidung, sedangkan bagian belakangnya lempeng tegak tulang etmoid di atas dan tulang vomer di bawah.
Menariknya, jaringan tulang rawan tidak memiliki pembuluh darah. Menurut Digital Histology, sel tulang rawan (kondrosit) mendapat nutrisi lewat difusi. Tinjauan Sophia Fox dan rekan di jurnal Sports Health (2009) tentang tulang rawan sendi juga menyebut jaringan tanpa pembuluh darah ini punya kemampuan terbatas untuk memperbaiki diri. Karena itu hidung sebaiknya diperlakukan dengan lembut.
Bagaimana tulang rawan hidung menjaga napas tetap lancar?
Tulang rawan hidung membentuk "katup hidung" yang mengatur lebar jalan udara saat bernapas. Tinjauan Pirola, Kim, dan Douglas di jurnal Frontiers in Surgery (2025) menyebut katup hidung internal, di antara septum dan kartilago lateral atas dengan sudut sekitar 10 sampai 15 derajat, sebagai bagian tersempit saluran hidung yang menyumbang sekitar setengah hingga dua pertiga hambatan aliran udara di hidung. Dinding samping katup eksternal dibentuk terutama oleh kartilago lateral bawah, dan para penulis mencatat usia, benturan, serta berkurangnya kekakuan tulang rawan dapat membuatnya lebih mudah tertarik ke dalam saat menarik napas kuat.
Kebiasaan sehari-hari apa yang ikut membebani hidung?
Hidung yang sering tersumbat, kebiasaan mengucek atau memencet hidung, kacamata berat, dan benturan saat olahraga adalah beban yang paling sering dialami hidung. Saat tersumbat, banyak orang refleks memencet cuping hidung dengan keras, padahal bagian ini tersusun dari tulang rawan yang perlu diperlakukan lembut. Kacamata berbingkai berat atau berbantalan tidak pas menekan pangkal hidung seharian. Wajah yang tegang juga sering muncul bersama rahang yang kaku.
Bagaimana pandangan TCM tentang hidung?
Dalam TCM, hidung dipandang sebagai "pintu" Paru, sesuai prinsip fei kai qiao yu bi (肺开窍于鼻), artinya Paru membuka diri ke hidung. Hidung tersumbat sering dikaitkan dengan qi Paru yang kurang lancar. "Paru" di sini adalah sistem fungsi dalam TCM, tidak sama persis dengan organ paru dalam anatomi modern.
Tiga titik akupresur sering dipakai untuk rasa lega di sekitar hidung. Yingxiang (LI20) di lekukan samping cuping hidung adalah titik akhir meridian Usus Besar; namanya berarti "menyambut harum". Bitong atau Shangyingxiang (EX-HN8), titik ekstra di sisi atas hidung, berada di ujung atas lipatan hidung dan pipi. Yintang (EX-HN3) terletak di antara kedua alis. Titik-titik ini adalah konsep TCM, bukan hasil uji klinis modern.
Bagaimana cara merawat hidung dengan lembut di rumah?
Pijatan ringan pada titik di sekitar hidung, uap hangat, dan kacamata yang pas adalah cara sederhana merawat hidung. Dengan ujung jari tengah, tekan Yingxiang di kedua sisi sambil memutar kecil sekitar satu menit, lalu usap perlahan ke atas menuju Bitong dan berakhir di Yintang, dengan tekanan yang nyaman. Menghirup uap dari semangkuk air hangat dengan jarak aman bisa memberi rasa lega saat tersumbat. Pilih kacamata ringan dengan bantalan yang pas, dan untuk kepala yang ikut berat, coba titik akupresur sakit kepala.
Layanan Petos Sehat apa yang cocok untuk wajah yang terasa tegang?
Totok Aura & Wajah, layanan tambahan di Petos Sehat Estetika, memberikan akupresur lembut pada titik-titik wajah, termasuk di sekitar hidung dan di antara alis, agar wajah terasa lebih rileks. Layanan ini tidak bertujuan mengubah bentuk hidung, memancungkan hidung, atau memperbaiki septum. Untuk relaksasi menyeluruh, Petos Fresh memadukan relaksasi dan stretching seluruh badan. Terapis mengecek kondisi Anda di lokasi, lalu membantu meredakan rasa tegang bertahap sesuai respons tubuh.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Kenapa ujung hidung lentur, tetapi pangkalnya keras?
Pangkal hidung dibentuk tulang hidung (os nasale), sedangkan bagian tengah dan ujungnya disangga tulang rawan yang lebih lentur.
Apakah septum hidung terbuat dari tulang rawan?
Sebagian. Bagian depannya tulang rawan, sedangkan bagian belakangnya tulang etmoid dan tulang vomer.
Kenapa tulang rawan perlu diperlakukan lembut?
Tulang rawan tidak memiliki pembuluh darah, sehingga sel-selnya mendapat nutrisi lewat difusi, dan tinjauan di Sports Health (2009) menyebut kemampuannya memperbaiki diri terbatas.
Titik akupresur apa untuk hidung tersumbat?
Dalam TCM, Yingxiang (LI20), Bitong (EX-HN8), dan Yintang (EX-HN3), dipijat dengan lembut.
Apakah Totok Aura & Wajah bisa memancungkan hidung?
Tidak. Layanan ini berfokus pada relaksasi wajah dan tidak mengubah bentuk hidung.
Punya keluhan wajah terasa tegang atau hidung sering tersumbat? Konsultasikan dengan terapis kami lewat WhatsApp 085143764545 atau reservasi di reservasi.petossehat.id. Petos Sehat Estetika hadir di 11 lokasi, yang bisa Anda lihat di petossehat.id/lokasi-kami, dan buka setiap hari pukul 08.00–21.00 waktu setempat.
Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.
