Kualitas Udara Memburuk, Apa Artinya bagi Kesehatan Kita?

Kualitas udara di 9 wilayah memburuk akibat karhutla. Apa arti angka ISPU bagi tubuh, apa kata WHO, dan bagaimana melindungi keluarga di rumah?

Tim Petos Sehat

10/15/20267 min read

Ibu dan anak di dalam rumah memandang kota berkabut asap dengan penyaring udara di samping, menjaga kualitas udara dan kesehatan saat karhutla
Ibu dan anak di dalam rumah memandang kota berkabut asap dengan penyaring udara di samping, menjaga kualitas udara dan kesehatan saat karhutla

Ilustrasi: ibu dan anak di dalam rumah memandang kota yang diselimuti kabut asap, dengan penyaring udara menyala di samping mereka.

Setiap pagi, banyak orang kini membuka aplikasi cuaca bukan untuk melihat hujan, melainkan untuk mengecek angka kualitas udara. Warnanya berubah dari hijau ke kuning, merah, bahkan hitam. Tapi apa sebenarnya arti angka-angka itu bagi tubuh kita, dan kapan kita perlu benar-benar mengubah kebiasaan sehari-hari?

Di artikel ini, Tim Petos Sehat Estetika merangkum update kualitas udara dan karhutla terbaru dari pemerintah, cara membaca Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), apa kata penelitian dunia tentang polusi udara, serta langkah praktis menjaga kesehatan keluarga.

Bagaimana kondisi kualitas udara terkini?

Dalam konferensi pers penanganan karhutla pada Rabu, 14 Oktober 2026, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memaparkan wilayah dengan kualitas udara yang memburuk berdasarkan pemantauan partikel halus PM2,5, seperti dilaporkan CNBC Indonesia:

  1. Sumatera Barat: tidak sehat.

  2. Riau: sangat tidak sehat.

  3. Jambi: sangat tidak sehat hingga berbahaya.

  4. Sumatera Selatan: mayoritas wilayah tidak sehat, sangat tidak sehat, hingga berbahaya.

  5. Kalimantan Barat: mayoritas tidak sehat, sebagian berbahaya.

  6. Kalimantan Tengah: seluruhnya berbahaya untuk parameter PM2,5.

  7. Kalimantan Selatan: mayoritas tidak sehat hingga berbahaya.

  8. Sulawesi dan Papua: sejumlah wilayah memburuk dari baik atau sedang menuju tidak sehat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan 49 pesawat dan helikopter dikerahkan untuk water bombing dan operasi modifikasi cuaca, dengan capaian pemadaman lahan yang baru terbakar rata-rata di atas 80% per hari. Namun api di lahan gambut bisa tampak padam di permukaan, padahal masih membara di lapisan bawah dan dapat muncul lagi beberapa hari kemudian. Karena itu, hujan yang turun berkelanjutan masih sangat diharapkan.

Dampak asap karhutla bagi tubuh sudah kami bahas lebih lengkap di artikel bahaya asap karhutla bagi kesehatan.

Apa arti angka ISPU yang sering kita lihat?

Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) adalah angka yang dipakai pemerintah Indonesia untuk menggambarkan mutu udara, diatur dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 14 Tahun 2020. Kategorinya:

  • 0–50, Baik: udara bersih, aman untuk semua aktivitas.

  • 51–100, Sedang: masih dapat diterima, tetapi kelompok sensitif perlu waspada.

  • 101–200, Tidak Sehat: mulai merugikan kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif.

  • 201–300, Sangat Tidak Sehat: risiko kesehatan meningkat bagi semua orang.

  • Di atas 300, Berbahaya: berbahaya bagi semua orang, paparan perlu dibatasi seketat mungkin.

Kelompok sensitif meliputi anak-anak, ibu hamil, lansia, serta orang dengan asma, penyakit paru, atau penyakit jantung.

Kenapa kualitas udara sangat penting bagi kesehatan?

Masalah utama udara kotor adalah partikel halus PM2,5 yang cukup kecil untuk masuk jauh ke dalam paru-paru. Beberapa fakta dari WHO:

  • 99% penduduk dunia pada 2019 tinggal di wilayah yang udaranya belum memenuhi pedoman kualitas udara WHO, seperti dirangkum Climate and Clean Air Coalition.

  • Sekitar 4,2 juta kematian dini di dunia pada 2019 dikaitkan dengan polusi udara luar ruangan, sebagian besar di negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk kawasan Asia Tenggara.

  • Pedoman terbaru WHO (2021) menurunkan batas rata-rata tahunan PM2,5 menjadi 5 mikrogram per meter kubik, separuh dari batas sebelumnya, seperti dilaporkan ZME Science.

Udara kotor tidak hanya mengganggu napas. Polusi udara juga termasuk faktor risiko penyakit jantung, seperti dibahas di artikel terlihat sehat dan bugar, kok bisa kena serangan jantung.

Apa yang perlu dilakukan sesuai kategori ISPU?

  1. Baik dan sedang: aktivitas luar ruangan aman. Kelompok sensitif cukup memantau gejala bila kategori sedang.

  2. Tidak sehat: kurangi olahraga berat di luar ruangan, pindahkan ke dalam ruangan, dan gunakan masker saat bepergian.

  3. Sangat tidak sehat: hindari aktivitas lama di luar, pakai masker jenis N95 atau sejenisnya, dan tutup jendela rumah.

  4. Berbahaya: sebisa mungkin tetap di dalam ruangan, terutama anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Ikuti arahan pemerintah daerah, termasuk bila ada kebijakan sekolah atau kerja dari rumah.

  5. Cek ISPU setiap hari lewat aplikasi atau situs resmi pemantauan kualitas udara sebelum keluar rumah.

Bagaimana menjaga udara di dalam rumah tetap bersih?

Saat udara luar memburuk, rumah menjadi tempat berlindung utama. Beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Gunakan penyaring udara dengan filter HEPA. Penelitian CSIRO, lembaga sains nasional Australia (2023), di sembilan rumah saat musim asap menemukan penyaring udara HEPA dapat memperbaiki kualitas udara dalam ruangan sekitar 30–74%, seperti dilaporkan INCLEAN. Hasilnya lebih baik pada rumah yang rapat.

  • Tutup pintu dan jendela saat asap tebal, lalu buka sebentar ketika kualitas udara membaik.

  • Jangan menambah polusi di dalam rumah, seperti merokok di dalam ruangan, membakar sampah, atau memakai obat nyamuk bakar. Kebiasaan pengganti rokok setelah makan ada di artikel habis makan ngapain kalau tidak merokok.

  • Bersihkan lantai dengan kain basah agar debu dan partikel tidak beterbangan.

  • Minum air putih yang cukup dan jaga waktu istirahat.

Tetap jaga tubuh selama banyak di dalam rumah

Saat udara buruk, banyak orang lebih lama duduk di rumah dan jarang bergerak, sehingga pundak, leher, dan punggung mudah kaku. Lakukan peregangan dan olahraga ringan di dalam ruangan. Bila badan terasa pegal atau daya tahan tubuh terasa menurun, di Petos Sehat Estetika terapis mengecek kondisi Anda di lokasi lebih dulu, lalu menyesuaikan layanannya:

  • Petos Fresh untuk relaksasi dan stretching seluruh badan.

  • Physical Problem Intensive bila kaku berpusat di satu area, misalnya leher dan pundak.

  • Pijat Limfatik untuk membantu tubuh terasa lebih ringan saat badan terasa drop.

Baca juga: Bingung Pilih Layanan Petos Sehat? Ini Panduannya

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Provinsi mana saja yang kualitas udaranya memburuk?
Per 14 Oktober 2026, KLH/BPLH mencatat Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan berada di kategori tidak sehat hingga berbahaya, sementara sejumlah wilayah di Sulawesi dan Papua memburuk menuju tidak sehat.

Apa arti kategori ISPU?
ISPU 0–50 baik, 51–100 sedang, 101–200 tidak sehat, 201–300 sangat tidak sehat, dan di atas 300 berbahaya, sesuai Peraturan Menteri LHK Nomor 14 Tahun 2020.

Apakah boleh olahraga di luar saat kualitas udara tidak sehat?
Sebaiknya olahraga dipindahkan ke dalam ruangan. Saat berolahraga, napas lebih cepat dan dalam sehingga partikel polusi yang terhirup lebih banyak.

Apakah penyaring udara efektif?
Penelitian CSIRO (2023) menemukan penyaring udara HEPA dapat memperbaiki kualitas udara dalam ruangan sekitar 30–74% saat musim asap, terutama bila pintu dan jendela tertutup rapat.

Kenapa kebakaran lahan gambut sulit dipadamkan?
Menurut BNPB, api di lahan gambut bisa tampak padam di permukaan tetapi masih membara di lapisan bawah, sehingga dapat muncul kembali beberapa hari kemudian.

Udara bersih adalah kebutuhan dasar yang sering baru terasa berharga saat hilang. Jaga diri dan keluarga selama musim asap, dan bila tubuh terasa kaku atau pegal, konsultasikan keluhan Anda dengan terapis profesional Petos Sehat melalui WhatsApp 085143764545 atau lakukan reservasi di reservasi.petossehat.id. Petos Sehat Estetika hadir di 11 lokasi, buka setiap hari 08.00–21.00 waktu setempat; cek lokasi terdekat di petossehat.id/lokasi-kami.

Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.