Mandi Malam Bikin Rematik, Mitos atau Fakta?
Pulang kerja larut malam, badan lengket, tapi takut mandi karena katanya bikin rematik. Benarkah mandi malam bisa membuat sendi rusak?
Tim Petos Sehat
10/19/20265 min read


Ilustrasi: seorang pria mengeringkan rambut dengan handuk setelah mandi malam di rumah.
Pulang kerja larut malam, badan lengket dan gerah. Tapi begitu hendak mandi, ada suara yang mengingatkan, "Jangan mandi malam-malam, nanti kena rematik!" Akhirnya banyak orang memilih tidur tanpa mandi. Benarkah mandi malam bisa membuat sendi rusak?
Selamat datang di Mitos atau Fakta #5 dari Tim Petos Sehat Estetika. Setelah membahas kebiasaan membunyikan jari di seri sebelumnya, kali ini kita membedah anggapan bahwa mandi malam menyebabkan rematik.
Dari mana anggapan ini muncul?
Sebagian orang memang merasa sendinya ngilu atau kaku setelah mandi air dingin di malam hari. Dari pengalaman itu lahir kesimpulan bahwa mandi malam adalah penyebab rematik. Kata "rematik" sendiri sering dipakai untuk menyebut semua jenis nyeri sendi dan otot.
Sebenarnya rematik itu apa?
Dalam istilah kesehatan, rematik yang dimaksud umumnya adalah artritis reumatoid. Menurut MSD Manual, ini adalah penyakit autoimun menahun, yaitu kondisi saat sistem kekebalan tubuh justru menyerang jaringan sendi sendiri. Penyebab pastinya belum diketahui. Faktor yang diduga berperan adalah faktor keturunan (genetik) serta faktor lingkungan seperti infeksi virus dan kebiasaan merokok.
Artritis reumatoid dialami sekitar 0,5% populasi.
Perempuan 2–3 kali lebih sering mengalaminya dibanding laki-laki.
Apa kata dokter soal mandi malam?
Menurut penjelasan dokter di KlikDokter, tidak ada penelitian yang menunjukkan mandi malam menyebabkan rematik. Namun air dingin dan udara malam yang sejuk dapat membuat sendi terasa lebih kaku dan tegang, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama pada orang yang sudah memiliki rematik.
Jadi, mitos atau fakta?
Mitos. Mandi malam tidak menyebabkan rematik, karena rematik adalah penyakit autoimun. Yang benar adalah air dingin di malam hari bisa membuat sendi dan otot terasa kaku sesaat, apalagi bila sudah ada keluhan sendi sebelumnya.
Bagaimana cara mandi malam yang nyaman?
Pakai air hangat, terutama bila sendi mudah kaku.
Jangan terlalu lama di kamar mandi.
Segera keringkan badan dan rambut, lalu pakai pakaian yang hangat.
Hindari langsung terkena kipas angin atau AC yang dingin setelah mandi.
Periksakan ke dokter bila sendi terasa nyeri, bengkak, atau kaku berkepanjangan.
Bagaimana bila sendi dan otot sering terasa kaku?
Rasa kaku dan pegal di sendi dan otot tidak selalu berarti rematik. Kebiasaan kurang gerak, posisi tubuh yang sama terlalu lama, dan kelelahan juga sering menjadi penyebabnya. Baca juga: musim hujan dan sendi linu. Terapis Petos Sehat Estetika dapat membantu meredakan otot yang kaku dan pegal:
Petos Fresh: relaksasi dan peregangan seluruh badan, termasuk teknik kretek khas Petos.
Physical Problem Intensive: penanganan terfokus pada satu area keluhan.
Petos Sehat Komplit: penanganan dua area, paling disarankan untuk keluhan yang sudah lama.
Sebelum terapi, terapis mengecek kondisi Anda di lokasi, lalu menyesuaikan teknik dan tekanan dengan respons tubuh.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah mandi malam menyebabkan rematik?
Tidak. Rematik (artritis reumatoid) adalah penyakit autoimun, dan tidak ada penelitian yang menunjukkan mandi malam sebagai penyebabnya.
Kenapa sendi terasa ngilu setelah mandi malam?
Air dingin dan udara malam yang sejuk dapat membuat sendi terasa lebih kaku dan tegang, terutama pada orang yang sudah memiliki keluhan sendi.
Apa penyebab rematik?
Penyebab pastinya belum diketahui. Faktor yang diduga berperan adalah keturunan serta faktor lingkungan seperti infeksi virus dan merokok.
Bolehkah mandi malam dengan air dingin?
Boleh, tetapi bila sendi mudah kaku, air hangat lebih nyaman. Segera keringkan badan dan hindari angin dingin setelah mandi.
Siapa yang lebih sering terkena rematik?
Menurut MSD Manual, perempuan 2–3 kali lebih sering mengalami artritis reumatoid dibanding laki-laki.
Sendi dan otot sering terasa kaku dan pegal? Konsultasikan keluhan Anda dengan terapis profesional Petos Sehat melalui WhatsApp 085143764545 atau lakukan reservasi di reservasi.petossehat.id. Petos Sehat Estetika hadir di 11 lokasi, buka setiap hari 08.00–21.00 waktu setempat; cek lokasi terdekat di petossehat.id/lokasi-kami.
Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.
