Musim Hujan Bikin Sendi Linu? Ini Kata Penelitian

Langit mendung, lutut terasa linu. Benarkah hujan membuat sendi nyeri, atau ada faktor cuaca lain? Ini kata penelitian dan tips agar tubuh tetap nyaman.

Tim Petos Sehat

10/17/20264 min read

Pria lanjut usia memegang lututnya yang linu saat duduk di teras rumah ketika hujan turun
Pria lanjut usia memegang lututnya yang linu saat duduk di teras rumah ketika hujan turun

Ilustrasi: seorang pria lanjut usia duduk di teras rumah saat hujan turun sambil memegang lututnya yang terasa linu.

Langit mendung, udara lembap, dan tidak lama kemudian hujan turun. Pada saat yang sama, lutut atau punggung terasa lebih linu dari biasanya. Banyak orang tua bahkan yakin bisa "menebak" hujan dari rasa di sendinya. Apakah ini sekadar perasaan, atau memang ada hubungan antara cuaca dan rasa linu?

Di artikel ini, Tim Petos Sehat Estetika merangkum apa kata penelitian tentang cuaca dan nyeri sendi, faktor cuaca mana yang paling berkaitan, dan cara menjaga tubuh tetap nyaman saat musim hujan.

Apakah hujan membuat sendi linu?

Menurut dua penelitian besar, hujan itu sendiri tidak terbukti berkaitan dengan rasa nyeri. Yang lebih berkaitan adalah kondisi udara yang menyertainya, terutama kelembapan yang tinggi.

Apa kata penelitian?

  • Lebih dari 11 juta kunjungan ke dokter. Peneliti Harvard di jurnal BMJ (2017) menganalisis lebih dari 11 juta kunjungan warga lanjut usia di Amerika Serikat ke dokter umum pada 2008–2012. Proporsi kunjungan karena nyeri sendi dan punggung hampir sama pada hari hujan (6,35%) dan hari kering (6,39%). Peneliti tidak menemukan hubungan yang berarti antara hujan dan nyeri sendi. Karena berupa studi pengamatan, temuan ini menunjukkan hubungan, bukan sebab-akibat.

  • Kelembapan, tekanan udara, dan angin. Penelitian University of Manchester di jurnal npj Digital Medicine (2019) menganalisis data harian 2.658 orang dengan nyeri menahun lewat aplikasi ponsel. Faktor yang paling berkaitan dengan nyeri adalah kelembapan udara yang tinggi, disusul tekanan udara yang rendah dan angin yang kencang. Pada hari yang lembap, berangin, dan bertekanan rendah, peluang hari terasa nyeri sekitar 20% lebih tinggi dibanding hari biasa, misalnya dari 5 menjadi 6 dari 100. Curah hujan tidak berkaitan dengan nyeri, dan suhu secara rata-rata juga tidak.

Jadi, kenapa sendi terasa linu saat musim hujan?

Penelitian menunjukkan rasa linu lebih berkaitan dengan udara yang lembap, tekanan udara rendah, dan angin, bukan dengan air hujannya. Efeknya pun tidak besar dan tidak dirasakan semua orang. Selain itu, saat hujan kita cenderung lebih banyak diam di dalam rumah, sehingga tubuh kurang bergerak dan otot lebih mudah terasa kaku.

Cara menjaga tubuh tetap nyaman saat musim hujan

  1. Tetap bergerak di dalam rumah: jalan di tempat, naik-turun tangga, atau peregangan ringan.

  2. Jaga tubuh tetap hangat dan kering, segera ganti pakaian bila kehujanan.

  3. Kompres hangat untuk otot yang kaku. Lihat panduannya di kompres hangat atau dingin.

  4. Hindari duduk terlalu lama; berdiri dan bergerak setiap 30 menit, seperti dibahas di artikel rajin olahraga tapi duduk seharian.

  5. Catat kapan keluhan muncul untuk melihat apakah memang berkaitan dengan cuaca atau aktivitas tertentu.

Ingin mengenal sendi lutut lebih jauh? Baca Kenali Tubuhmu: Lutut.

Badan kaku dan linu tidak kunjung reda?

Bila lutut, punggung, atau bahu tetap terasa kaku dan pegal, terapis Petos Sehat Estetika dapat membantu. Terapis mengecek kondisi Anda di lokasi lebih dulu, lalu menyesuaikan layanannya:

  • Petos Fresh untuk relaksasi dan stretching seluruh badan.

  • Physical Problem Intensive untuk membantu meredakan satu area yang paling kaku, misalnya punggung atau lutut.

  • Petos Sehat Komplit bila keluhan ada di dua area sekaligus.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah hujan menyebabkan nyeri sendi?
Penelitian di BMJ (2017) terhadap lebih dari 11 juta kunjungan ke dokter tidak menemukan hubungan berarti antara hujan dan nyeri sendi atau punggung.

Faktor cuaca apa yang paling berkaitan dengan nyeri?
Menurut penelitian University of Manchester (2019), kelembapan udara yang tinggi adalah faktor terkuat, disusul tekanan udara rendah dan angin kencang.

Seberapa besar pengaruh cuaca terhadap nyeri?
Pada hari yang lembap, berangin, dan bertekanan rendah, peluang hari terasa nyeri sekitar 20% lebih tinggi, misalnya dari 5 menjadi 6 dari 100. Pengaruhnya ada, tetapi tidak besar.

Apakah suhu dingin membuat sendi lebih linu?
Secara rata-rata, penelitian Manchester tidak menemukan hubungan antara suhu dan nyeri, meski hari yang dingin, lembap, dan berangin bisa terasa lebih tidak nyaman.

Apa yang bisa dilakukan saat sendi terasa linu di musim hujan?
Tetap bergerak di dalam rumah, jaga tubuh hangat dan kering, gunakan kompres hangat untuk otot yang kaku, dan hindari duduk terlalu lama.

Cuaca memang bisa sedikit memengaruhi rasa nyeri, tetapi tubuh yang tetap aktif jauh lebih menentukan kenyamanan sehari-hari. Bila badan sering terasa kaku dan linu, konsultasikan keluhan Anda dengan terapis profesional Petos Sehat melalui WhatsApp 085143764545 atau lakukan reservasi di reservasi.petossehat.id. Petos Sehat Estetika hadir di 11 lokasi, buka setiap hari 08.00–21.00 waktu setempat; cek lokasi terdekat di petossehat.id/lokasi-kami.

Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.