Minum Air Dingin Bikin Gemuk? Mitos atau Fakta #20

Katanya air es membekukan lemak dan bikin badan gemuk. Benarkah? Simak kata penelitian dan pandangan TCM soal minuman dingin di Mitos atau Fakta #20.

Tim Petos Sehat

10/31/20265 min read

Segelas air es berembun dengan irisan lemon dan daun mint di atas meja kayu dengan latar dapur terang, ilustrasi mitos minum air dingin bikin gemuk
Segelas air es berembun dengan irisan lemon dan daun mint di atas meja kayu dengan latar dapur terang, ilustrasi mitos minum air dingin bikin gemuk

Ilustrasi: Segelas air es berembun dengan irisan lemon dan daun mint di atas meja kayu, latar dapur terang

"Jangan minum air es terus, nanti lemaknya membeku dan badanmu gampang gemuk!" Nasihat ini sering terdengar di meja makan, apalagi saat cuaca panas dan segelas air dingin terasa begitu menyegarkan. Tapi benarkah minum air dingin bikin gemuk, atau ada hal lain yang luput dari perhatian kita?

Selamat datang di Mitos atau Fakta #20, seri dari Tim Petos Sehat Estetika yang membedah anggapan populer seputar tubuh. Sebelumnya kita membahas Peregangan Sebelum Olahraga Cegah Cedera? Mitos atau Fakta #19. Kali ini kita menelusuri apa yang sebenarnya terjadi di tubuh saat Anda minum air dingin, dari sisi penelitian dan pandangan Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM).

Dari mana anggapan minum air dingin bikin gemuk muncul?

Anggapan ini berasal dari bayangan sederhana bahwa air dingin akan "membekukan" lemak di dalam tubuh, seperti minyak goreng yang mengeras di lemari es. Bayangan itu terdengar masuk akal, padahal suhu di dalam tubuh tetap terjaga sekitar suhu badan, sehingga air yang Anda minum akan dihangatkan dengan cepat. Selain itu, "es" yang sering diminum kerap bukan air putih, melainkan es teh manis, kopi susu gula aren, atau minuman boba.

Apakah air dingin mengandung kalori?

Tidak, air putih tidak mengandung kalori, baik disajikan dingin, suhu ruang, maupun hangat. Suhu tidak mengubah kandungan energinya, jadi air dingin tidak bisa menambah lemak tubuh dengan sendirinya. Yang membuat berat badan naik adalah kelebihan energi dari makanan dan minuman lain. Gula yang larut di minuman dingin justru sering tidak terasa sudah banyak, seperti dibahas di Konsumsi Gula Berlebihan: Berapa Batas Aman per Hari.

Apa kata penelitian tentang air dingin dan metabolisme?

Penelitian Boschmann dan rekan di Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism (2003) pada 14 orang dewasa sehat menemukan minum 500 mL air menaikkan laju metabolik sekitar 30%, mulai dalam 10 menit dan memuncak setelah 30–40 menit. Para peneliti memperkirakan sekitar 40% efek itu berasal dari kerja tubuh menghangatkan air hingga 37°C.

Namun, penelitian Brown, Dulloo, dan Montani di jurnal yang sama (2006) pada delapan relawan memberi gambaran jauh lebih kecil. Air suhu ruang tidak menaikkan pengeluaran energi, sedangkan air bersuhu 3°C hanya menaikkannya sekitar 4,5% selama 60 menit. Para peneliti menyimpulkan efek ini terlalu kecil untuk diandalkan dalam menurunkan berat badan. Artinya, air dingin tidak membuat gemuk, tetapi juga bukan "pembakar lemak" ajaib.

Lalu, apakah air putih bisa membantu menjaga berat badan? Bisa, terutama bila menggantikan minuman manis dan disertai pola makan yang terjaga. Uji klinis Dennis dan rekan di jurnal Obesity (2010) melibatkan 48 orang dewasa berusia 55–75 tahun yang menjalani diet rendah kalori. Kelompok yang minum 500 mL air sebelum makan turun berat badan sekitar 2 kg lebih banyak dalam 12 minggu dibanding kelompok yang hanya berdiet. Kebutuhan air sendiri berubah seiring usia, seperti diulas di Kenali Tubuhmu: kebutuhan air dan usia.

Bagaimana pandangan TCM tentang minuman dingin?

Dalam TCM, limpa dan lambung (Pi-Wei) dianggap pusat pencernaan yang mengolah makanan dan minuman menjadi qi dan darah. Limpa digambarkan "tidak menyukai dingin", sehingga minuman yang sangat dingin dipandang dapat melemahkan yang limpa. Pada sebagian orang, hal ini dikaitkan dengan pencernaan yang terasa lamban, perut kembung, atau rasa tidak nyaman setelah minum es.

Titik akupresur yang sering dipakai untuk mendukung limpa-lambung adalah Zusanli (ST36), sekitar empat jari di bawah tempurung lutut sisi luar, dan Zhongwan (CV12), di garis tengah perut kira-kira pertengahan antara pusar dan ujung bawah tulang dada. Tekan lembut 1–2 menit di tiap titik. Konsep qi dan yang limpa adalah teori TCM, bukan hasil pengukuran klinis modern.

Jadi, minum air dingin bikin gemuk: mitos atau fakta?

Mitos. Air putih dingin tidak mengandung kalori dan tidak "membekukan" lemak, sehingga tidak membuat gemuk. Nuansanya, yang sering membuat berat badan naik adalah minuman dingin yang manis, bukan dinginnya. Bagi sebagian orang yang pencernaannya sensitif, minuman sangat dingin bisa terasa kurang nyaman, dan dari sudut pandang TCM air suhu ruang atau hangat lebih bersahabat bagi limpa-lambung.

Tips minum air dengan nyaman di rumah

Jadikan air putih minuman utama Anda, dan batasi es teh manis atau kopi susu bergula yang mudah diminum berkali-kali dalam sehari. Bila perut mudah kembung, coba air suhu ruang atau hangat, terutama saat makan dan di pagi hari. Ingin segar tanpa gula? Tambahkan irisan lemon atau daun mint. Bila Anda sering khawatir minum es memicu tenggorokan tidak nyaman, baca juga Minum es bikin batuk pilek? Mitos atau Fakta.

Layanan Petos Sehat Estetika untuk badan pegal dan perut tidak nyaman

Bila tubuh terasa berat, pegal, atau perut sering kembung, layanan Petos Sehat Estetika dapat membantu meredakan ketegangan secara bertahap sesuai respons tubuh. Terapis mengecek kondisi Anda di lokasi lebih dulu. Petos Fresh cocok untuk relaksasi dan stretching seluruh badan, Physical Problem Intensive berfokus pada satu area keluhan, sedangkan Petos Sehat Komplit menangani dua area dan paling disarankan untuk keluhan menahun.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah minum air dingin bikin gemuk?
Tidak. Air putih tidak mengandung kalori di suhu berapa pun. Yang sering membuat gemuk adalah minuman dingin yang manis.

Apakah minum air es bisa membakar lemak?
Efeknya sangat kecil. Penelitian di Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism (2006) menemukan air bersuhu 3°C hanya menaikkan pengeluaran energi sekitar 4,5% selama 60 menit.

Apakah minum air sebelum makan membantu menurunkan berat badan?
Pada uji klinis di jurnal Obesity (2010), orang dewasa 55–75 tahun yang minum 500 mL air sebelum makan sambil berdiet turun sekitar 2 kg lebih banyak dalam 12 minggu.

Lebih baik minum air dingin atau hangat?
Keduanya sama-sama tanpa kalori. Bila pencernaan Anda sensitif atau mudah kembung, air suhu ruang atau hangat biasanya terasa lebih nyaman.

Bagaimana TCM memandang minuman dingin?
TCM memandang limpa-lambung (Pi-Wei) tidak menyukai dingin, sehingga minuman sangat dingin dianggap dapat melemahkan yang limpa. Titik Zusanli (ST36) dan Zhongwan (CV12) sering dipakai untuk mendukung pencernaan.

Punya keluhan perut kembung atau badan terasa berat dan pegal? Konsultasikan dengan terapis kami lewat WhatsApp 085143764545 atau reservasi di reservasi.petossehat.id. Petos Sehat Estetika hadir di 11 lokasi, yang bisa Anda lihat di petossehat.id/lokasi-kami, dan buka setiap hari pukul 08.00–21.00 waktu setempat.

Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.